Tutorial
Fungsi EXCEL : IFERROR
Tutorial
Fungsi EXCEL : IFERROR
Tutorial Fungsi EXCEL :
IFERROR/span>

Versi Rilis : 2007

Kegunaan

Mengganti hasil rumus yang error (seperti #DIV/0! atau #N/A) dengan nilai lain yang lebih rapi, misalnya angka 0 atau teks “Data tidak ada”. Jadi tampilan tabel tetap rapi walaupun ada data yang belum lengkap atau salah.

Pola Rumus (Syntax)

= IFERROR (
< nilai > ,
< nilai_jika_error > )

Penjelasan Argumen:

< argumen > : wajib      |      [ argumen ] : opsional

< nilai >

Rumus atau sel yang mau dicek, apakah hasilnya error atau tidak. Kalau tidak error, hasilnya akan ditampilkan seperti biasa.

Contoh: A2/B2 atau C5 atau VLOOKUP(E2, A2:B10, 2, 0)

< nilai_jika_error >

Hasil pengganti yang akan ditampilkan kalau < nilai > ternyata error. Bisa berupa angka, teks (ditulis di dalam tanda kutip), sel, atau rumus lain.

Contoh: 0 atau "Data tidak ada" atau "" (untuk menampilkan sel yang terlihat kosong)

Contoh:

Cara Penulisan Rumus Hasil Cara Membaca Rumus
=IFERROR( A2/B2, 0 ) 0 Membagi nilai di Sel A2 dengan Sel B2. Kalau hasilnya error, tampilkan 0. Misalnya A2 = 100 dan B2 = 0, pembagian dengan 0 menghasilkan error #DIV/0!, jadi hasilnya diganti menjadi 0.
=IFERROR( A2/B2, 0 ) 25 Rumusnya sama seperti contoh sebelumnya, tapi kali ini A2 = 100 dan B2 = 4. Karena 100/4 = 25 tidak error, maka hasil aslinya (25) yang ditampilkan.
=IFERROR( VLOOKUP("Budi", A2:B10, 2, 0), "Tidak Ditemukan" ) Tidak Ditemukan Mencari nama "Budi" di Sel A2 sampai A10, lalu mengambil nilai di kolom kedua. Kalau nama "Budi" tidak ada di daftar, VLOOKUP menghasilkan error #N/A, jadi yang ditampilkan adalah teks "Tidak Ditemukan".

Pintasan (Shortcut Key)

Tidak Tersedia.

Catatan

1) IFERROR bisa menangkap semua jenis error di Excel, yaitu #N/A, #VALUE!, #REF!, #DIV/0!, #NUM!, #NAME?, dan #NULL!.

2) Kedua argumen wajib diisi. Tapi kalau < nilai_jika_error > hanya ditandai koma lalu dibiarkan kosong, Excel akan menampilkan angka 0 saat terjadi error. Misal =IFERROR(A2/B2, ) dengan B2 = 0 akan menghasilkan 0.

3) Supaya sel terlihat kosong saat terjadi error, isi < nilai_jika_error > dengan dua tanda kutip tanpa isi (“”). Misal =IFERROR(A2/B2, “”).

4) Hati-hati, IFERROR menyembunyikan semua jenis error, termasuk error karena salah ketik nama fungsi (#NAME?) atau sel rujukan yang terhapus (#REF!). Akibatnya, kesalahan rumus yang seharusnya diperbaiki jadi tidak kelihatan. Kalau hanya ingin menangani error #N/A (misalnya dari VLOOKUP), lebih aman memakai fungsi IFNA.

5) Sel kosong dan angka 0 tidak dianggap error, jadi tidak akan diganti oleh IFERROR. Misal =IFERROR(A2, “Kosong”) dengan Sel A2 kosong tidak akan menampilkan teks “Kosong”. Untuk mengecek sel kosong, gunakan fungsi IF, misal =IF(A2=””, “Kosong”, A2).

6) Kalau < nilai > berupa rentang sel, misal =IFERROR(A2:A5/B2:B5, 0), IFERROR akan mengecek setiap sel satu per satu. Di Microsoft 365, hasilnya otomatis tumpah (spill) ke beberapa sel di bawahnya.

7) IFERROR tersedia mulai Excel 2007. Di versi yang lebih lama, fungsi yang sama dibuat dengan gabungan IF dan ISERROR, misal =IF(ISERROR(A2/B2), 0, A2/B2).

Kenalan Dengan Excel
Tonton Video Tutorial dan Download File Latihan Disini!

Latihan Interaktif

Yuk coba langsung dengan latihan online interaktif dibawah ini:

Memuat latihan...
0%
Maaf, latihan interaktif hanya dapat diakses melalui tampilan desktop!