Nilai atau kondisi yang hasilnya mau dibalik. Bisa berupa perbandingan, nilai TRUE atau FALSE, sel, atau fungsi logika lain.
Contoh: A2>=70 atau TRUE atau AND(A2>=70, B2>=70)
Contoh:
Cara Penulisan Rumus
Hasil
Cara Membaca Rumus
=NOT( TRUE )
FALSE
Membalik nilai TRUE (BENAR), jadi hasilnya FALSE (SALAH).
=NOT( A2>=70 )
TRUE
Mengecek apakah nilai di Sel A2 minimal 70, lalu membalik hasilnya. Misalnya nilai di Sel A2 = 65, maka A2>=70 hasilnya FALSE. Setelah dibalik oleh NOT, hasilnya menjadi TRUE, artinya nilai tersebut memang tidak mencapai 70.
=IF( NOT(B2="Lunas"), "Tagih", "Selesai" )
Tagih
Kalau isi Sel B2 bukan "Lunas", tampilkan "Tagih". Kalau isinya "Lunas", tampilkan "Selesai". Misalnya isi Sel B2 = "Belum Bayar", maka hasilnya "Tagih".
1) NOT hanya menerima 1 argumen. Untuk membalik beberapa kondisi sekaligus, gabungkan dengan fungsi AND atau OR. Misal =NOT(AND(A2>=70, B2>=70)) akan menghasilkan TRUE kalau salah satu nilai di bawah 70.
2) Kalau < nilai_logika > berupa angka, angka 0 dianggap FALSE dan angka selain 0 dianggap TRUE. Jadi =NOT(0) hasilnya TRUE, dan =NOT(5) hasilnya FALSE. Sel kosong juga dianggap 0, sehingga hasilnya TRUE.
3) Kalau < nilai_logika > berupa teks selain “TRUE” atau “FALSE”, misal =NOT(“Lunas”), hasilnya error #VALUE!.
4) Untuk perbandingan sederhana, NOT bisa diganti dengan operator <> (tidak sama dengan). Misal =NOT(A2=”Jakarta”) hasilnya sama dengan =A2<>”Jakarta”.
5) NOT sering dipakai bersama fungsi IS, misalnya =NOT(ISBLANK(A2)) untuk mengecek apakah Sel A2 sudah terisi. Hasilnya TRUE kalau Sel A2 ada isinya.