Tutorial
Fungsi EXCEL : IFNA
Tutorial
Fungsi EXCEL : IFNA
Tutorial Fungsi EXCEL :
IFNA

Versi Rilis : 2013

Kegunaan

Mengganti hasil rumus yang error #N/A (biasanya muncul karena data yang dicari tidak ditemukan) dengan nilai lain yang lebih rapi, misalnya teks “Tidak Ditemukan” atau angka 0. Error jenis lain tetap ditampilkan, jadi kesalahan rumus tetap kelihatan.

Pola Rumus (Syntax)

= IFNA (
< nilai > ,
< nilai_jika_na > )

Penjelasan Argumen:

< argumen > : wajib      |      [ argumen ] : opsional

< nilai >

Rumus atau sel yang mau dicek, apakah hasilnya error #N/A atau tidak. Kalau bukan #N/A, hasilnya akan ditampilkan seperti biasa, termasuk kalau hasilnya error jenis lain.

Contoh: VLOOKUP(E2, A2:B10, 2, 0) atau MATCH("Budi", A2:A10, 0) atau C5

< nilai_jika_na >

Hasil pengganti yang akan ditampilkan kalau < nilai > menghasilkan error #N/A. Bisa berupa angka, teks (ditulis di dalam tanda kutip), sel, atau rumus lain.

Contoh: "Tidak Ditemukan" atau 0 atau "" (untuk menampilkan sel yang terlihat kosong)

Contoh:

Cara Penulisan Rumus Hasil Cara Membaca Rumus
=IFNA( VLOOKUP("Budi", A2:B10, 2, 0), "Tidak Ditemukan" ) Tidak Ditemukan Mencari nama "Budi" di Sel A2 sampai A10, lalu mengambil nilai di kolom kedua. Karena nama "Budi" tidak ada di daftar, VLOOKUP menghasilkan error #N/A, jadi yang ditampilkan adalah teks "Tidak Ditemukan".
=IFNA( VLOOKUP("Lisa", A2:B10, 2, 0), "Tidak Ditemukan" ) 82 Rumusnya sama, tapi kali ini yang dicari adalah nama "Lisa". Misalnya nama "Lisa" ada di daftar dengan nilai 82, maka tidak ada error dan hasil aslinya (82) yang ditampilkan.
=IFNA( A2/B2, 0 ) #DIV/0! Membagi nilai di Sel A2 dengan Sel B2. Misalnya A2 = 100 dan B2 = 0, hasilnya error #DIV/0!. Karena IFNA hanya mengganti error #N/A, error #DIV/0! tetap ditampilkan dan tidak diganti menjadi 0.

Pintasan (Shortcut Key)

Tidak Tersedia.

Catatan

1) IFNA hanya menangani error #N/A. Error jenis lain seperti #DIV/0!, #VALUE!, #REF!, atau #NAME? tetap ditampilkan apa adanya. Kalau ingin menangani semua jenis error, gunakan fungsi IFERROR.

2) Justru di situ kelebihan IFNA dibanding IFERROR. Kesalahan rumus, seperti salah ketik nama fungsi (#NAME?) atau sel rujukan yang terhapus (#REF!), tetap kelihatan sehingga bisa segera diperbaiki. Karena itu IFNA paling cocok dipakai bersama fungsi pencarian seperti VLOOKUP, HLOOKUP, dan MATCH.

3) Kedua argumen wajib diisi. Tapi kalau < nilai_jika_na > hanya ditandai koma lalu dibiarkan kosong, Excel akan menampilkan angka 0 saat terjadi error #N/A. Misal =IFNA(VLOOKUP(“Budi”, A2:B10, 2, 0), ) akan menghasilkan 0 jika “Budi” tidak ditemukan.

4) Supaya sel terlihat kosong saat terjadi error #N/A, isi < nilai_jika_na > dengan dua tanda kutip tanpa isi (“”). Misal =IFNA(VLOOKUP(“Budi”, A2:B10, 2, 0), “”).

5) Kalau < nilai > berupa rentang sel, misal =IFNA(A2:A5, 0), IFNA akan mengecek setiap sel satu per satu. Di Microsoft 365, hasilnya otomatis tumpah (spill) ke beberapa sel di bawahnya.

6) IFNA tersedia mulai Excel 2013. Di versi yang lebih lama, fungsi yang sama dibuat dengan gabungan IF dan ISNA, misal =IF(ISNA(VLOOKUP(“Budi”, A2:B10, 2, 0)), “Tidak Ditemukan”, VLOOKUP(“Budi”, A2:B10, 2, 0)).

Kenalan Dengan Excel
Tonton Video Tutorial dan Download File Latihan Disini!

Latihan Interaktif

Yuk coba langsung dengan latihan online interaktif dibawah ini:

Memuat latihan...
0%
Maaf, latihan interaktif hanya dapat diakses melalui tampilan desktop!